Selasa, 01 Januari 2013

Mengintip Produksi Konveksi Sendang Jepara

Sumber: Kontan.co.id
[Ragam]- Hallo sobat pancur, ada kabar gembira datang dari kecamatan kalinyamatan tepatnya di desa Sendang. Desa Sendang, merupakan desa yang terkenal dengan pelbagai hasil konveksinya, baik baju, celana, trening, kerudung dll.

Memang, saat memasuki sentra penghasil pelbagai jenis pakaian, suasananya tampak sepi. Tapi jangan salah, ternyata memang di desa ini tidak ada warga yang menjadi penjual eceran konveksi.
Sehingga, tidak terlihat satu pun showroom atau ruang pamer yang menampilkan pakaian untuk dijual. Makanya, tak terlihat aktivitas jual beli. Namun, jika masuk ke rumah-rumah yang ada di Desa Sendang, baru akan terlihat kegiatan seperti menjahit pakaian, banyak gulungan kain, suara mesin jahit dan obres yang tidak pernah berhenti.

Menurut cerita warga setempat, usaha konveksi di desa ini merupakan usaha turun-temurun yang diwariskan oleh para orang tua. "Saya sendiri meneruskan usaha orang tua sejak tahun 2003," kata Eniseh Minarti, salah satu pelaku usaha di sentra konveksi ini.
Eniseh memasarkan produk berupa baju olahraga dan celana training dengan merek Elfa's. Dalam sebulan, Eniseh mengaku bisa memproduksi 5.000 baju olahraga dan celana training. Ia menjual produknya dengan kisaran harga Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per potong.
"Kalau omzet, ya, minimal Rp 50 juta," ujarnya.

Subekan menambahkan, bisnis konveksi memang menjadi sandaran ekonomi utama warga Sendang. Setiap bulan, dengan dibantu sembilan pekerja, dia membuat 6.000 celana dalam dan celana training. Ia mematok harga jual Rp 9.500 per potong untuk celana dalam dan Rp 13.500 untuk celana training.

Rita, pengusaha konveksi lainnya, mengungkapkan, modal untuk memulai bisnis ini tidak besar. Wanita yang mulai usaha konveksi sejak 1990 lalu ini hanya mengeluarkan modal ratusan ribu rupiah untuk membeli mesin jahit dan bahan baku. Kini, Rita punya belasan pekerja dengan 10 mesin jahit. Omzetnya pun menanjak, dari ratusan ribu menjadi Rp 30 juta per bulan.

Sejak di resmikan oleh pemerintah pada tahun 2012 sebagai sentra konveksi, hasil konveksi desa Sendang melesat pesat, tidak hanya di regional jawa tengah tapi nasional bahkan international. [berbagai sumber]

2 komentar: